TIPS BERBAHASA YANG BAIK DAN BENAR
Meskipun sudah sering didengar, ternyata belum semua orang memahami makna istilah "baik dan benar" dalam berbahasa. Tidak semua bahasa yang baik itu benar dan sebaliknya, tidak semua bahasa yang benar itu baik. Tentunya yang terbaik adalah bisa berbahasa dengan baik dan benar. Untuk dapat melakukannya, perlu dipahami dulu apa yang dimaksud dengan baik dan benar tersebut.[1]
Berbahasa Indonesia yang baik adalah menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai konteks (pembicaraan atau penulisan). Berbahasa Indonesia yang benar adalah menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah (tata bahasa) bahasa Indonesia.[2]
Lalu, bagaimanakah cara menggunakan Bahasa Inonesia yang baik dan benar? Bahasa yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa baku, baik kaidah untuk bahasa baku tertulis maupun bahasa baku lisan.
Ciri – ciri ragam bahasa baku adalah sebagai berikut:
1. Penggunaan kaidah tata bahasa normatif. Misalnya dengan penerapan pola kalimat yang baku: acara itu sedang kami ikuti dan bukan acara itu kami sedang ikuti.
2. Penggunaan kata-kata baku. Misalnya cantik sekali dan bukan cantik banget; uang dan bukan duit; serta tidak mudah dan bukan nggak gampang.
3. Penggunaan ejaan resmi dalam ragam tulis. Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disempurnakan (EYD). Bahasa baku harus mengikuti aturan ini.
4. Penggunaan lafal baku dalam ragam lisan. Meskipun hingga saat ini belum ada lafal baku yang sudah ditetapkan, secara umum dapat dikatakan bahwa lafal baku adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau bahasa daerah. Misalnya: /atap/ dan bukan /atep/; /habis/ dan bukan /abis/; serta /kalaw/ dan bukan /kalo/.
5. Penggunaan kalimat secara efektif. Di luar pendapat umum yang mengatakan bahwa bahasa Indonesia itu bertele-tele, bahasa baku sebenarnya mengharuskan komunikasi efektif: pesan pembicara atau penulis harus diterima oleh pendengar atau pembaca persis sesuai maksud aslinya.[3]
Nah setelah mengetahui ciri-ciri dari ragam Bahasa baku, berikut dijelaskan beberapa tips untuk berbahasa yang baik dan benar:
1. Lingkungan keluarga sangatlah penting. Istilahnya keluarga adalah guru pertama seorang anak. Ajari anak-anak Anda bagaimana menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
2. Di sekolah tentu kita sudah belajar pelajaran bahasa Indonesia. Maksimalkan lah waktu belajar tersebut. Baik sekolah dasar (SD), SMP, atau SMA. Bahkan sampai Anda kuliah pun. Jika Anda sudah tidak berstatus pelajar, Anda masih dapat belajar menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui buku-buku, ebook, media internet banyak tersedia yang membahas tentang tata cara belajar bahasa Indonesia yang benar.
3. Biasakan berbahasa yang baik dan sopan. Baik secara lisan ataupun tulisan. Lisan dapat Anda lakukan dengan sahabat atau keluarga (lingkup kecilnya). Dan secara tulisan dapat Anda biasakan dengan mengetik media komunikasi seperti SMS, Blackberry Messenger, atau sosial media lainnya.[4]
4. Bagaimana dengan uraian diatas? Sudah jelas kan? Kita sebagai warga negara Indonesia tentunya harus bisa menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, karena di dalam Sumpah Pemuda pun tertulis bahwa “Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbahasa satu Bahasa Indonesia” jadi sudah sepantasnya kita berbahasa Indonesia yang baik dan benar.
Daftar Pustaka: